WordPress vs Blogger: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Bagus?

Dengan banyaknya pilihan platform blogging saat ini, Blogger dan WordPress tetap menjadi pilihan yang cukup populer dan sering menjadi pilihan utama blogger pemula. Pada artikel kali ini, kita akan melihat apa sih bedanya Blogger dan WordPress sehingga kamu bisa memilih satu yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Blogger, atau WordPress? Sebenarnya apa saja sih bedanya? Trus, kira-kira lebih bagus yang mana yah?

(Psst, untuk kamu yang tidak ingin membaca penjelasan panjang-lebar di bawah ini, langsung baca kesimpulannya aja di sini)

Bila kamu memiliki pertanyaan tersebut, ada kemungkinan kamu sudah mencari-cari platform blogging terbaik dan menemukan bahwa Blogger dan WordPress adalah dua pilihan terpopuler.

Muncul lebih dari satu dekade silam, Blogger dan WordPress telah melewati banyak hal dan membuktikan bahwa keduanya adalah platform blogging yang tangguh dan dapat diandalkan. Selain itu, penggunaanya yang mudah menjadi daya tarik tersendiri bari para pemula yang ingin mencicipi rasanya ngeblog dengan mudah.

Pada artikel kali ini, kita akah melihat perbedaan keduanya dan saya harap setelah membaca ini kamu bisa mulai membuat blog pada platform yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

Tapi sebelumnya, mari kita lihat sekilas apa itu Blogger dan WordPress?

Apa itu Blogger?

Blogger adalah layanan blogging yang diakuisisi Google dari Pyra Labs pada tahun 2003. Dengan Blogger, kamu dapat membuat blog dengan cepat dan mudah hanya dengan menggunakan akun Google saja.

Nama besar Google sendiri memiliki andil yang cukup besar dalam menarik minat penggunanya untuk membuat blog mereka pada platform Blogger.

Semua blog yang dibuat pada situs blogger.com sangat mudah untuk dikenali karena secara default blog tersebut akan memiliki nama domain dengan ekstensi .blogspot.com (kecuali bila mereka menggunakan nama domain kustom).

Apa itu WordPress?

Berdasarkan data penggunaan CMS terbanyak, WordPress adalah pilihan yang cukup populer dengan persentase pengguna mencapai hampir 30 persen.

Software yang dibuat dan dikembangkan oleh Automattic ini memiliki dua varian yang bisa kamu temukan pada wordpress.com dan wordpress.org. Meski namanya hampir mirip, wordpress.org dan wordpress.com menawarkan dua produk yang berbeda.

Sebagai penjelasan singkat, wordpress.com adalah versi gratis dari WordPress yang bisa kamu buat cukup dengan membuka akun pada situs wordpress.com. Semua blog yang terdaftar pada platform ini akan mudah dikenali dengan embel-embel .wordpress.com pada nama domainnya.

Meski secara default dapat digunakan dengan cuma-cuma, akun gratis WordPress ini bisa diupgrade dengan biaya tertentu untuk membuka fitur-fitur tambahan seperti penggunaan custom domain atau bila kamu ingin menggunakan plugin dari repositori WordPress.

Sedangkan wordpress.org sendiri adalah software open source yang bisa kamu unduh dan gunakan untuk membuat sebuah website. Namun untuk menggunakannya, kamu harus memiliki nama domain dan web hosting terlebih dahulu.

WordPress.com vs WordPress.org vs Blogger, Mana yang Lebih bagus?

Untuk membandingkan wordpress.com, wordpress.org, dan blogger, kita akan melihat beberapa faktor yang mungkin bisa jadi pertimbangan dalam membuat blog pertamamu.

1. Biaya

Tergantung untuk apa nantinya blog akan kamu gunakan, biaya mungkin akan menjadi faktor penting dalam memilih platform blogging pertamamu.

Dan berbicara masalah biaya, rasanya tidak ada yang bisa mengalahkan Blogger karena untuk menggunakannya benar-benar tidak ada biaya, kecuali kamu ingin menggunakan custom domain pada blog Blogger.

WordPress.com sendiri juga sebenarnya gratis, namun sayang bila dibandingkan Blogger ada banyak fitur penting yang hanya ada bila kamu mengupgrade akun wordpres kamu saja, seperti:

  • Penggunaan custom domain.
  • Menonaktifkan WordAds.
  • Monetisasi WordPress.

Bila kamu tidak menghendaki fitur-fitur tersebut, maka wordpress.com bisa menjadi pilihan kamu karena jujur tampilannya jauh lebih baik dibanding Blogger.

Untuk WordPress.org, meski softwarenya dapat diunduh dan digunakan tanpa biaya, untuk menggunakannya kamu harus memiliki beberapa perangkat penunjang lainnya.

Pertama-tama, kamu harus memiliki nama domain untuk website kamu. Setelah itu kamu juga harus membeli web hosting sebagai tempat instalasi WordPress kamu. Bila kamu ingin mencari web hosting terbaik, ada beberapa penyedia jasa hosting yang bisa memberikan kamu nama domain gratis seperti Niagahoster yang saya gunakan untuk website ini.

Pemenang: Blogger

2. Kemudahan Pemasangan

Setiap orang dapat dengan mudah membuat sebuah blog di Blogger selama ia memiliki akun Google. Sama halnya dengan wordpress.com di mana kamu bisa langsung membuat blog hanya dengan membuat akun di situs resminya. Proses pembuatan blog pun cukup cepat dan bisa langsung digunakan saat itu juga.

Namun dibandingkan keduanya, membuat situs wordpress.org tidak secepat dan semudah itu.

Pertama-tama kamu harus mencari dulu di mana kamu akan membeli nama domain dan web hosting yang akan kamu gunakan. Setelah mendaftarkan nama domain pun situs kamu biasanya tidak bisa langsung digunakan. Tapi hal ini biasanya tidak sampai 1×24 jam.

Masalah yang bisa membuat blogger pemula cukup was-was mungkin pada saat instalasi Wordpres dilakukan. Meski cukup mudah, bila kamu belum pernah melakukannya pasti akan khawatir juga. Belum lagi bila kamu membeli nama domain dan web hosting di tempat terpisah sehingga ada langkah tambahan yang harus kamu lakukan untuk menyambungkan keduanya.

Setelah selesai, tugas kam masih belum selesai karena kamu masih harus ‘mengatur’ situs WordPress dengan fitur-fitur yang kamu inginkan. Dan karena kamu bertanggung jawab atas maintenance website kamu tersebut, ada baiknya kamu mengaktifkan akismet dan memasang plugin keamanan terlebih dahulu setelah selesai memasang WordPress.

Pemenang: Blogger & wordpress.com

3. Kustomisasi

Tidak semua blogger adalah coder ataupun desainer, tapi kamu juga pasti ingin agar blog yang kita buat bisa tampil dan berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan bukan?

Untuk masalah kustomisasi tema, baik Blogger, wordpres.com, maupun wordpress.org sama-sama dilengkapi dengan tema gratisan dan berbayar yang bisa digunakan untuk mempercantik tampilan blog.

Namun jujur, tema untuk WordPress jauh lebih variatif baik dari segi tampilan, desain, warna, hingga fungsinya. Selain itu, pilihan tema pada WordPress jauh lebih banyak dibandingkan Blogger.

Satu perbedaan besar pada perbandingan kustomisasi ketiganya adalah plugin yang dapat digunakan untuk menambahkan fitur atau fungsi pada sebuah situs. Untuk masalah yang satu ini, wordpress.org adalah juaranya dengan banyaknya plugin gratis ataupun berbayar yang bisa kamu gunakan.

WordPress.com juga sebenarnya bisa menggunakan plugin yang sama dengan wordpress.org, namun untuk melakukannya kamu harus mengupgrade akun WordPress dulu dengan paket Business yang harganya lumayan mahal.

Pemenang: wordpress.com & WordPress.org

4. Ownership

Satu pertimbangan penting lainnya dalam memilih platform blogging yang akan kamu gunakan adalah masalah kepemilikan konten. Mempercayai Blogger dan wordpress.com artinya kamu mempercayai semua isi konten yang ada pada blog kamu nantinya kepada mereka, di mana kamu sangat terikat pada semua kebijakan yang ada pada layanan blogging tersebut.

Hal ini bisa sangat merugikan karena bila sewaktu-waktu layanan blogging ini menutup layanan mereka atau menghapus blog kamu, tidak banyak yang bisa kamu lakukan. Dan bila hal itu terjadi, sudah dipastikan karir blogging kamu akan selesai pada platform tersebut.

Dengan menggunakan wordpress.org ceritanya akan lain karena kamu secara penuh memiliki dan menguasai konten yang kamu punya. Bila sewaktu-waktu kamu ada masalah dengan penyedia web hosting yang kamu gunakan, kamu masih memiliki opsi untuk beralih ke penyedia web hosting lainnya.

Pemenang: wordpress.org

5. Maintenance

Salah satu alasan terbaik untuk menggunakan layanan blogging gratisan seperti wordpress.com atau blogger adalah kamu tidak perlu repot untuk memasang dan melakukan maintenance blog. Dengan begitu kamu bisa berkonsentrasi untuk membuat konten atau mempercantik tampilan blog kamu.

Backingan dari Automattic dan Google sendiri cukup mumpuni dan memiliki nilai downtime yang rendah sehingga kamu tidak perlu lagi khawatir untuk masalah perawatan blog.

Untuk wordpress.org sendiri, tidak ada orang lain yang berkewajiban atas kelangsungan blog selain kamu. Ini artinya semua penambahan fitur, maintenance, dan masalah keamanan adalah tanggung jawab kamu selaku pemilik blog.

Pemenang: Blogger & wordpress.com

6. Brandability

Blogger dan wordpress.com akan memberikan kamu satu nama domain gratis setiap kali kamu membuat blog pada platform tersebut. Namun sayangnya kamu hanya akan mendapat nama domain dengan ekstensi .blogspot.com atau .wordpress.com. Ini akan membuat blog yang kamu buat nampak umum dan tidak profesional.

Untuk mengatasinya kamu bisa saja menggunakan custom domain, namun kustomisasi yang melimpah pada wordpress.org akan menjadi pilihan yang lebih bagus untuk sebuah website bisnis.

Pemenang: wordpress.org

7. Monetisasi blog

Monetisasi blog pasti ada di pikiran setiap blogger yang ingin membuat sebuah blog/website. Kalau bisa dapet uang sambil ngeblog kenapa nggak?

Untuk platform blogging gratisan, saya lebih memilih Blogger ketimbang wordpress.com. Ini karena WordPress tidak menerima layanan iklan dari pihak ketiga seperti AdSense. Meski ada layanan WordAds, ada syarat yang cukup berat untuk bisa menggunakannya seperti harus mengupgrade akun WordPress terlebih dahulu hingga batas jumlah pageview minimum.

Blogger sendiri jauh lebih longgar untuk urusan iklan. Selain itu, Blogger sudah terintegrasi dengan Adsense yang rasanya tidak aneh mengingat keduanya sama-sama dimiliki oleh Google.

Namun untuk kamu yang ingin membuka toko online, wordpress.org mungkin menjadi pilihan yang jauh lebih bagus dengan dukungan plugin e-commerce seperti WooCommerce.

Pemenang: Blogger & wordpress.org

Masih bingung, WordPress vs Blogger bagusan mana jadinya?

Masih bingung setelah baca penjelasan panjang lebar di atas?

Kalau begitu izinkan saya mengajukan satu pertanyaan? Apa tujuan kamu membuat blog? Bila kamu masih bingung, beberapa skenario di bawah ini mungkin bisa membantu kamu menentukan platform blogging mana yang harus kamu gunakan.

Q: Saya cuma ingin tahu mana yang lebih bagus, Blogger atau WordPress?

A: Sudah pasti wordpress.org

Q: Terus, kalau platform blogging gratis terbaiknya apa?

A: Blogger

Q: Saya ngga’ suka tampilan Blogger, kayaknya jadul banget?

A: Ya pakai WordPress.com aja!

Q: Tapi katanya susah pake AdSense?

A: Ya balik pake Blogger, kalau masalah tampilan, Blogger juga punya tema premium kok! Untuk marketplace Indonesia, coba tengok IdnTheme aja.

Q: Kalau begitu WordPress.com jelek juga yah, nggak bisa dipake buat nyari rupiah?

A: Kata siapa? ada banyak cara untuk mencari keuntungan lewat blog. Meski wordpress.com membatasi iklan PPC yang bisa muncul, masih ada banyak cara lain seperti jualan produk sendiri, program afiliasi, pos berbayar, hingga menerima donasi, jadi nggak perlu ngandelin AdSense.

Q: Kalau mau bikin website profesional untuk bisnis saya, opsi yang paling murah apa yah?

A: Blogger tapi pakai nama domain kustom. Nama domain sendiri cukup murah di kisaran 110-135rb per tahun, jadi per bulannya rata-rata sekitar 10 ribuan aja. Usahakan daftar nama domainnya di tempat yang sudah teregistrasi ICANN jadi lebih terpercaya.

Q: Saya tertarik pakai wordpress.org, tapi kalau harus bayar buat nama domain sama web hosting saya masih ragu?

A: Bikin di wordpress.com aja dulu, kalau sewaktu-waktu berubah pikiran mau pakai wordpress.org pindahannya lebih gampang.

Q: Saya suka wordpress.org tapi maunya tinggal pake, nggak harus install dulu apalagi repot maintenance?

A: Untuk masalah ini, kamu bisa mempercayakan orang lain untuk memasang dan merawat blog yang kamu miliki. Untuk opsi yang lebih murah, ada beberapa freelancer yang menawarkan hal ini,. Namun bila kamu ingin pihak yang terpercaya, Niagahoster juga menyediakan layanan ini sehingga kamu tidak perlu lagi repot dengan hal teknis dan cukup menggunakanya saja.

Penutup

Meski ada banyak pilihan platform blogging di luaran sana, memilih satu di antara Blogger dan WordPress tentu tidak ada salahnya. Saya harap artikel ini dapat membantu memilih mana di antara Blogger dan wordpress yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Apakah kamu pernah kesulitan dalam memilih Blogger atau WordPress? Bagikan pengalamanmu ada komentar di bawah ini yah!
Pos Terkait:

2 thoughts on “WordPress vs Blogger: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Bagus?”

  1. Saya belum lama ini migrasi dari blogspot ke wordpress. Memang kenyataannya banyak fitur yang ada di wordpress tapi tidak tersedia di blogger. Setelah saya analisa, banyak kelebihan yang dimiliki wordpress. Maka tidak heran kalau banyak website besar yang sukses dengan menggunakan wordpress. Salam…

    1. Syafiq Salman

      Hi diarytips

      Yup, kalau membandingkan fitur, WordPress jauh lebih lengkap dibanding Blogger. Nggak heran kalau WordPress jadi CMS yang paling banyak dipakai (30%+) dibanding Blogger (1%).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.