10 Tips Melakukan Affiliate Marketing dengan Baik dan Benar

Affiliate marketing adalah salah satu cara yang ampuh untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui blog yang kamu punya.

Pada beberapa kasus, affiliate marketing bahkan bisa mendatangkan keuntungan yang lebh besar dibandingkan teknik lainnya seperti PPC atau AdSense.

Affiliate marketing sendiri punya beberapa kelebihan dibanding cara monetasi blog lainnya. Yang paling utama adalah bahwa kamu tidak perlu memiliki produk sendiri untuk mulai melakukannya.

Yang perlu kamu lakukan hanya mengarahkan pembaca melalui link afiliasi kamu, dan kamu akan mendapatkan komisi untuk setiap transaksi sukses yang dilakukan melalui link tersebut.

Apakah pembeli akan rugi jika membeli melalui link afiliasi?

Tentu tidak!

Harga yang ditawarkan tetap sama. Bahkan kadang kamu bisa mendapatkan diskon khusus dari pemilik link afiliasi tersebut.

Win-win solution, semua dapat untung.

Namun sayangnya banyak affiliate marketer yang menyalahgunakan kesempatan ini. Cukup banyak pemilik situs yang menggunakan banyak link affiliasi dengan maksud mendatangkan keuntungan dibandingkan untuk membantu pembacanya.

Memang tidak ada yang dirugikan dalam hal ini, karena pemilik link affiliasi dan pembeli sama-sama tidak dirugikan, Namun menurut saya, ada cara yang lebih baik untuk melakukan marketing afiliasi.

Kepercayaan itu harganya mahal. Pemilik situs bisa membeli like, backlink hingga komen untuk meningkatkan rating situs yang mereka miliki. Tapi trust dari para pembaca adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan harga berapapun.

Jadi kalau kamu ingin melakukan affiliate marketing, lakukan karena kamu ingin memberi solusi masalah pembaca alih-alih untuk mendapatkan keuntungan semata. (Tentu kalau bisa keduanya)

Bagaimana Cara Melakukan Affiliate Marketing yang Baik dan Benar?

Berikut adalah tips untuk kamu yang ingin melakukan affiliate marketing dengan baik dan benar.

1. Cari produk yang sesuai dengan niche kamu

Dibandingkan dengan teknik monetasi dengan PPC, kamu bisa memilih secara spesifik produk apa yang ingin kamu tampilkan dengan affiliate marketing sesuai dengan keyword yang kamu incar.

Tergantung apa niche yang kamu punya, banyak jenis produk dan jasa yang bisa kamu promosikan, seperti:

  • Buku / ebook, baik karanganmu sendiri atau buku yang kamu anggap dapat memberi manfaat bagi orang yang berada pada niche yang kamu tuju.
  • Produk secara fisik, yang paling terkenal tentu Amazon. Namun saat ini banyak juga layanan lokal yang menyediakan program affiliasi seperti Bhineka, Lazada, Zalora, hingga Bukalapak.
  • Software / Aplikasi, Ratakan adalah salah satu situs penyedia program affiliasi yang banyak berisikan software dan aplikasi yang bisa kamu promosikan.
  • Kursus Online, contohnya seperti kursus manajemen bisnis online milik Mas Yodhia, edubisnis, yang juga membuka program affiliasi.
  • Layanan Jasa, pelatihan, hingga musik, dsb.

2. Rekomendasikan produk yang paling kamu percayai

Kalau kamu sendiri tidak percaya dengan produk yang akan kamu tawarkan, bagaimana kamu bisa menawarkannya kepada orang lain?

Meski kita bisa langsung mempromosikan barang tanpa harus memiliki atau mencobanya dulu, ada baiknya jika hal tersebut kamu lakukan.

Dengan mencobanya sendiri, kita bisa tahu seluk-beluk sebuah produk. jadi kita bisa tahu kelebihan serta kekurangannya. Dengan pengetahuan tambahan ini, review produk kamu akan memiliki nilai plus dibanding review produk yang sama milik orang lain.

3. Beri penilaian yang objektif

Setiap produk memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. jadi tidak perlu berlebihan dalam mereview produk yang kamu iklankan.

Bagaimana kalau ternyata orang yang membeli melalui link afiliasi kamu ternyata mendapati produk yang kamu tawarkan tidak sefantastis review yang kamu buat?

4. Perlakukan produk program afiliasi layaknya produk kamu sendiri

Apa yang bisa kamu lakukan kalau kamu mempromosikan produk yang kamu buat lewat situs yang kamu punya?

Pasti kamu akan membuat review khusus tentang produk tersebut secara lengkap dan mempromosikannya setiap ada kesempatan. Bahkan mungkin kamu akan membuat widget khusus yang akan menampilkan produk yang kamu jual.

Sama halnya dengan produk program afiliasi, kalau kamu percaya dengan kualitas dan yakin kalau produk tersebut dapat membantu pembaca kamu, perlakukan produk tersebut seakan-akan kamu mempromosikan produk kamu sendiri.

5. Temukan produk ‘andalanmu’

Dari semua produk program afiliasi yang kamu promosikan, cari satu produk dasar yang bisa kamu jadikan andalan.

Produk ini sifatnya fundamental. Setiap orang yang datang mencari kata kunci di situs kamu akan butuh produk ini.

Produk ini juga harus menjadi produk yang paling kamu percayai karena akan menjadi langkah pertama kamu membangun relasi jual-beli dengan pembaca kamu. Diharapkan produk ini bisa menjadi batu loncatan untuk pembelian selanjutnya.

Sebagai contoh, produk andalan saya adalah jasa layanan hosting dari Niagahoster. Saya sudah menggunakannya sendiri selama bertahun-tahun dan mempercayai kualitas layanan yang diberikan penyedia layanan hosting tersebut.

Dan setiap pembaca yang mengunjungi blog ini kelak akan membutuhkan layanan hosting untuk memulai situs/blog mereka sendiri.

6. Hindari produk sejenis

Pilih satu produk andalan dari masing-masing kategori yang kamu inginkan.

Kalau kamu ingin mengiklankan produk yang sejenis, arahkan pembeli agar dapat dengan tepat membeli produk yang paling mendekati solusi permasalahan yang mereka hadapi.

Misalkan saja kalau kamu memiliki situs dengan niche belajar bermain sepak bola, kamu bisa menjadikan sepatu sepak bola sebagai produk andalan kamu.

Kamu bisa saja menjual banyak produk sepatu sepakbola. Namun terlalu banyak pilihan bisa saja membuat calon pembeli bingung. Untuk itu kategorikan sepatu-sepatu tersebut.

Misalnya saja rekomendasi sepatu untuk para penyerang yang butuh tingkat keakuratan tinggi, atau sepatu khusus gelandang dengan mobilitas yang tinggi, dsb.

Dengan begitu pembeli dapat dengan mudah memilih produk yang mereka butuh dan bisa langsung mengambil keputusan.

7. Berikan sesuatu yang unik

Mengikuti program afiliasi memiliki tingkat kompetisinya sendiri, karena produk yang sama juga ditawarkan dan dipromosikan di situs lain.

Untuk itu, beri bonus tambahan agar link afiliasi yang kamu miliki memiliki nilai tambah dibandingkan dengan produk yang sama di tempat lain.

Selain memberi bonus potongan harga, kamu juga bisa memberikan beberapa bonus lain seperti:

  • Panduan lengkap produk
  • Tutorial dalam bentuk video
  • Tips dan trik dalam menggunakan produk tersebut
  • Checklist, dsb

8. Menyembunyikan link afiliasi

Tunggu dulu, bukanya tadi masnya bilang kalau kita harus membangun kepercayaan dengan pengunjung. Lalu apa maksudnya menyembunyikan link afiliasi?

Kembali kepada poin pada pembukaan tadi, masih banyak sentimen negatif terhadap iklan dan link afiliasi, khususnya di Indonesia.

Ketika pengunjung mendapati link yang akan mereka klik ternyata link afiliasi, bukan tidak mungkin kepercayaan yang tadinya sudah dalam genggaman malah hilang.

Dengan menyembunyikan link afiliasi, kita akan menghilangkan sentimen negatif tersebut. Toh’ tidak ada yang salah dengan hal tersebut selama tidak ada niat jahat bukan?

9. Berikan akses yang mudah untuk mencari link afiliasi kamu

Berikan tempat khusus untuk link afiliasi kamu agar pembaca mudah untuk menemukannya.

Kamu tentu tidak ingin ketika pembaca memutuskan untuk membeli produk yang kamu tawarkan malah kebingungan mancari letak link produk tersebut.

Ada banyak tempat yang bisa kamu manfaatkan untuk meletakan link afiliasi agar mudah dijangkau oleh para pembaca, mulai dari header, sidebar, hingga di dalam konten yang kamu buat.

Tidak ada ilmu pasti untuk ini, lakukan A/B split testing untuk mengetahui di mana letak link afiliasi yang paling sering terkonversi untuk blog kamu.

Cara lain yang dapat kamu lakukan adalah membuat laman khusus yang berisi aplikasi, tools, maupun plugin yang sering kamu gunakan dan mencantumkan link afiliasi pada laman tersebut.

Pastikan saja laman tersebut terus diperbarui agar rekomendasi yang kamu masukan tetap relevan.

10. Jangan ragu untuk membagikannya ke semua orang

Jangan pernah ragu untuk membagikan link afiliasi kamu, baik melalui postingan blog atau jejaring sosial media.

Yang penting, jangan terlalu berlebihan dan biarkan link terpaut dengan cara yang natural.

Penutup

Itulah tips affiliate marketing yang bisa saya berikan. Bila dimanfaatkan dengan sempurna, program afiliasi bisa membawa banyak keuntungan bagi kamu.

Bangun kepercayan dengan pembacamu dan jangan hanya berorientasi pada keuntungan semata.

Gunakan cara yang persuasif dan jangan terlalu agresif dalam memasarkan sebuah produk atau kamu bisa membuat pembaca enggan kembali lagi ke situs kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like