Pengertian dan Cara Flush DNS di Windows, Linux, dan Mac OS

Jika kamu membaca ini, kamu mungkin tidak asing dengan DNS. Tapi apa sih pengertian DNS cache, lalu bagaimana cara flush DNS di komputer kita?

Pengertian DNS Cache

DNS Cache atau DNS Resolver Cache adalah database pada komputer yang berfungsi untuk menyimpan alamat IP dari website yang sering dikunjungi. Dengan cache ini, browser tidak perlu lagi mengakses DNS server berulang-ulang ketika kita mengakses website yang sama.

Cara kerja DNS cache

Domain Name System (DNS) berperan seperti buku telepon di internet. Fungsinya sendiri adalah untuk menerjemahkan nama website menjadi alamat IP. Misalnya, jika kita mencari bisablog.com, maka DNS akan mengubahnya menjadi IP Address berupa 4 digit angka seperti 156.67.211.36.

Jika kita mengunjungi situs tersebut, komputer akan menyimpan data ini ke DNS cache. Jadi ketika kita mengunjungi lagi situs tersebut, kita tidak perlu lagi mengecek nama domain tersebut melalui DNS Server. Proses pertukaran data pun bisa dimulai lebih cepat.

Namun karena satu dan lain hal, data yang ada pada DNS cache bisa jadi tidak valid lagi. Salah satu penyebabnya adalah propagasi nama domain yang membuat kita malah diarahkan ke website lama.

Selain itu DNS cache juga rentan terkena domain spoofing atau domain cache poisoning. Bila kita terkena masalah ini, bukannya diarahkan ke situs sebenarnya, kita malah diarahkan ke situs lain.

Jika dua hal ini terjadi, maka kita perlu melakukan flush DNS cache.

Cara Flush DNS di Komputer/Laptop

Flush DNS adalah perintah yang digunakan untuk menyetel ulang cache DNS client yang sedang digunakan untuk menyesuaikan informasi dari perubahan yang terjadi pada suatu domain, nameserver, dan DNS dengan data baru.

Untuk membersihkan DNS di komputer atau laptop, kita tidak perlu menginstal software tambahan. Cukup gunakan line command yang secara default ada pada OS yang kita pakai.

1. Cara Flush DNS di Windows

Cara ini bisa kamu lakukan di OS Windows versi berapa saja mulai dari XP, 7, 8, hingga 10. Caranya?

  • Buka Start Menu dan cari program Command Prompt lalu klik kanan dan pilih Run as Administrator.
  • Sebagai alternatif, kamu juga bisa memakai shortcut Win+R lalu ketik ‘cmd’ untuk membuka Command Prompt
  • Masukan line command ipconfig /flushdns lalu tekan tombol ENTER.
  • Jika sudah akan ada keterangan “Successfully flushed the DNS Resolver Cache”
Cara flush DNS di Windows XP, 7, 8, dan 10 melalui command prompt
Cara flush DNS di Windows XP, 7, 8, dan 10

2. Cara Flush DNS di Mac OS

Sama seperti cara flush DNS di Windows, kita bisa memakai line command untuk membersihkan DNS di Mac OS. Hanya saja perintahnya akan berbeda-beda tergantung versi OS yang kamu pakai. Caranya?

  • Buka terminal dari Utilities
  • Masukan line command di bawah ini tergantung versi Mac OS yang kamu gunakan. Setelah selesai tekan Return untuk membersihkan DNS di Mac
Sierra: sudo killall -HUP mDNSResponder
​
El Capitan: sudo killall –HUP mDNSResponder
​
Yosemite: sudo discoveryutil udnsflushcaches
​
Mavericks: sudo killall –HUP mDNSResponder
​
Mountain Lion: sudo killall –HUP mDNSResponder
​
Lion: sudo killall –HUP mDNSResponder
​
Snow Leopard: sudo dscacheutil –flushcache
​
Older versions: sudo lookup –flushcache

3. Cara FLush DNS di Linux

  • Buka Terminal (Ctrl+Alt+T)
  • Masukan command line sudo /etc/init.d/nscd restart.
  • Jika kamu memakai Ubuntu, gunakan command line berikut sudo service network-manager restart

Flush DNS adalah salah satu langkah penting jika kita ingin mereset DNS. Dengan begitu, semua perubahan pada sebuah nama domain dapat segera diketahui. Hal ini bisa menjadi solusi jika kita tiba-tiba bermasalah saat mengakses sebuah situs.

Cara flush DNS pun cukup mudah. Hanya menggunakan satu baris command line saja kita sudah bisa membersihkan DNS cache dengan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like