Meski sekilas tampak sama dengan pos, halaman digunakan untuk hal berbeda. Jika kamu masih bingung cara menggunakannya, berikut adalah beberapa halaman yang harus ada di blog dan beberapa halaman lain yang bisa jadi pelengkap.

Setiap platform blog umumnya menyediakan dua cara untuk membuat konten, yaitu halaman (pages) dan pos (post). Keduanya tampak mirip dan memiliki editor teks dengan fitur yang sama.

Perbedaan keduannya ada pada kegunaannya. Pos umumnya dibuat untuk menulis artikel blog yang memiliki penanda waktu dan akan muncul di halaman depan saat kita menambahkan pos baru. Sedangkan Halaman biasanya dipakai untuk membuat halaman statis yang tidak memilik penanda waktu dan tidak akan muncul saat kita membuat daftar postingan blog.

Meski memiliki perbedaan jelas, masih banyak bloger pemula yang masih cukup bingung dengan pemakaian keduanya, terutama mengenai Halaman.

Nah, jika kamu masih bingung mengenai Halaman di blog, berikut adalah beberapa contoh Halaman yang harus ada di blog dan beberapa halaman lain yang bisa kamu jadikan pelengkap blog.

Halaman Penting yang Harus Ada di Blog

Saat membuat blog, ada beberapa halaman penting yang harus ada di blog. Beberapa di antaranya adalah,

1. About Us/Tentang Kami

Sesuai dengan namanya, halaman ini berfungsi untuk memberikan informasi kepada pengunjung mengenai website yang sedang mereka baca. Melalui informasi yang ada di halaman ini, pengunjung dapat menilai tingkat kredibilitas sebuah blog/website.

Pada blog personal, halaman ini biasanya berisi biodata singkat pemilik blog. Selain itu biasanya ada informasi tambahan mengenai tujuan pembuatan blog hingga sejarah berdirinya blog tersebut.

Pada website milik perusahaan atau badan hukum, biasanya ada info tambahan lain seperti alamat fisik, peta, dan nomor telepon resmi yang bisa dihubungi.

2. Contact Us/Kontak

Halaman Kontak menjadi halaman yang harus ada di blog karena melalui halaman inilah pengunjung dapat menghubungi pemilik blog secara langsung. Tidak hanya itu, halaman Kontak juga menjadi halaman yang pertama kali dicari oleh brand dan pengiklan yang ingin mengajukan penawaran kerjasama dengan blog/website yang kita miliki.

Untuk membuat halaman kontak sebenarnya kita bisa melakukannya dengan memasang alamat email kita di halaman tersebut. Namun untuk menjaga privasi dan menghindari spam, ada baiknya jika kita membuat form kontak khusus.

Cara pembuatan form tersebut cukup mudah. Pengguna WordPress bisa menggunakan plugin kontak khusus seperti Contact Form 7, sedangkan pengguna Blogger bisa membuat halaman kontak dengan menyalin script tertentu saja.

Dan selain menggunakan form kontak, kita juga bisa menambahkan cara alternatif lain untuk menghubungi kita seperti nomor WhatsApp atau link ke akun sosial media kita.

3. Privacy Policy

Membuat halaman privacy policy harus kamu pertimbangkan, terutama jika kamu ingin mendaftarkan blog ke Google Adsense atau ingin membuat blog dengan target pengunjung dari luar negeri.

Halaman privacy policy sendiri biasanya digunakan untuk memberi informasi pada pengunjung mengenai data apa saja yang direkam oleh website kita, bagaimana cara kita mengelolanya, hingga pemberitahuan mengenai adanya pihak ketiga yang kemungkinan ikut merekam dan menggunakan data pengunjung tersebut.

Tujuan dari halaman ini adalah sebagai bentuk transparansi pemilik website dan pengunjung. Makanya halaman ini begitu ditekankan oleh Google agar dibuat oleh para pemilik blog.

Untuk membuat halaman semacam ini caranya cukup mudah. Kita bisa menggunakan privacy policy generator seperti PrivacyPolicies.com atau FreePrivacyPolicy.com. Pada website tersebut kita bahkan bisa menyesuaikan isinya dengan kebijakan website yang kita kelola. Bagi pengguna WordPress, halaman ini malah biasanya sudah ada secara default setiap kali kita selesai memasang WordPress. Jadi yang perlu kita lakukan hanya mempublishnya saja.

4. Disclaimer

Sama seperti halaman Privacy Policy, halaman Disclaimer juga berfungsi sebagai bentuk transparasi kita terhadap pengujung. Meski begitu umumnya halaman ini akan terisi dengan informasi mengenai cara kita mendapatkan uang melalui blog. Jadi jika kamu menggunakan layanan iklan seperti Google Adsense atau memasang link afiliasi, maka kamu bisa mencantumkannya di halaman ini.

Agar tidak repot, kita juga bisa menggunakan Disclaimer Generator. Isinya nanti bisa disesuaikan dengan cara monetasi yang digunakan di website kita.

5. Sitemap/Archive

Halaman Sitemap adalah halaman yang berisi daftar semua link postingan kita. Bagi pengunjung, adanya halaman ini akan mempermudah mereka untuk melihat semua isi konten blog dengan mudah. Namun tidak hanya itu saja, adanya halaman sitemap juga akan memudahkan bot mesin pencari. Dengan begitu bot akan lebih mudah mengindeks dan merayapi semua isi konten di blog kita.

Halaman Pelengkap yang Bisa Kamu pasang di Blog

Blog personal umumnya hanya membutuhkan kelima halaman di atas saja. Namun jika kamu membuat website e-commerce atau blog bisnis, kamu juga bisa menambahkan beberapa halaman tambahan berikut ini.

6. Terms of Service/Ketentuan Layanan

Halaman Terms of Service (ToS) biasanya dibuat jika kita membuat sebuah toko online atau menawarkan layanan khusus pada website kita.

Halaman ini umumnya berisi informasi mengenai merek dagang, hak cipta, dan bagaimana orang lain dapat menggunakan situs web, produk, atau layanan yang kita sediakan. Selain itu halaman ini juga berisi berisi dokumen legal (hukum) yang bisa dijadikan sebagai alat hukum jika di kemudian hari terjadi masalah yang berhubungan dengan hukum.

7. Start Here/Getting Started

Halaman ini akan cocok untuk kamu yang ingin mengumpulkan materi khusus dalam satu tempat. Hal ini akan membuat pengunjung baru lebih mudah dalam mencari informasi yang mereka butuhkan di website kamu. Kita pun bisa menonjolkan artikel-artikel tertentu pada halaman ini.

Sebagai contoh, jika kamu membuat panduan seputar merakit komputer, maka kamu bisa membuat halaman Start Here mengenai tema tersebut. Pada halaman tersebut nantinya kamu bisa membuat daftar artikel lengkap yang pernah kamu buat sebelumnya. Jangan lupa untuk mengurutkan link postingan secara kronologis agar pengunjung dapat merakit komputer mereka sendiri step-by-step dari nol sampai selesai.

8. Layanan

Punya layanan/jasa khusus yang kamu tawarkan melalui blog kamu? maka halaman berisi layanan tersebut bisa kamu buat secara terpisah.

Pada halaman ini nantinya kamu bisa menampilkan semua jenis layanan yang kamu sediakan dengan keterangan lengkap serta harganya. Agar lebih menarik, sediakan juga alasan kenapa pengunjung harus menggunakan layanan yang kamu tawarkan.

9. Portfolio

Halaman Portfolio ini akan sangat berguna untuk meningkatkan kredibilitas kamu, terutama jika kamu juga menawarkan jasa/produk tertentu.

Portfolio sebenarnya bisa dibuat menyatu di halaman About Us atau Layanan. Namun tidak ada salahnya jika kamu membuatnya terpisah agar isi konten halaman ini lebih fokus dalam menonjolkan hasil karya yang telah kamu buat.


Itulah dia beberapa contoh halaman yang harus ada di blog. Menurut saya beberapa halaman di atas sangat penting untuk dibuat, sementara yang lainnya bisa kamu tambahkan sebagai pelengkap. Sesuaikan saja dengan kebutuhan masing-masing website.

Write A Comment