Cara Menggabungkan Dua Website WordPress Menjadi Satu

Ada kalanya kita akan kesulitan untuk mengurus banyak blog WordPress sekaligus. Selain waktu, faktor biaya tentu menjadi pertimbangan. Kalau sudah begini, kenapa tidak menggabungkan dua website WordPress menjadi satu saja!

Baru-baru ini saya menggabungkan dua blog WordPress yang saya punya menjadi satu blog saja. Dengan keterbatasan waktu yang saya punya, sulit untuk memanage blog-blog tersebut secara rutin.

Awalnya saya ingin menyewa penulis lepas untuk mengisi konten blog tersebut, namun berhubung pendapatan blog tersebut baru cukup untuk menutupi biaya hosting, maka saya memutuskan untuk menggabungkan dua website WordPress tersebut menjadi satu website saja.

Selain menghemat pengeluaran hosting tahunan, saya juga tidak akan terlalu repot mengurus keduanya.

Nah, jika di antara pembaca bisablog ada juga yang ingin menggabungkan dua website WordPress menjadi satu, ternyata caranya cukup mudah lho!

Cara Menggabungkan Dua Blog WordPress Tanpa Kehilangan Trafik, Ranking, dan SEO

Untuk mempermudah penjelasan di tutorial ini, saya akan menyebut blog yang akan kita ambil kontennya sebagai BLOG A, dan blog yang akan mendapat konten tersebut serta menjadi blog utama kita nantinya sebagai BLOG B.

Namun sebelum mulai, ada beberapa hal yang baiknya kamu lakukan terlebih dahulu.

  • Buat backup terlebih dahulu, terutama pada BLOG B. Dengan begitu kalau nanti ada langkah yang salah kita bisa memulainya lagi dari awal.
  • Pastikan kedua blog WordPress sudah memiliki struktur permalink yang sama untuk memudahkan integrasi konten dari kedua blog tersebut.
  • Ubah kategori yang ada di BLOG A agar tidak bentrok dengan BLOG B. Dengan begitu nanti kamu tidak perlu merapihkan kategori yang terlanjur berantakan.
  • Jika kamu menggunakan shortcode dari sebuah plugin di BLOG A, pastikan kamu juga memasang plugin yang sama di BLOG B.

Jika sudah, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Export konten WordPress

Mengekspor konten WordPress bisa dilakukan dengan mudah karena WordPress memiliki fitur built-in untuk fungsi tersebut.

Cukup masuk ke dasbor BLOG A, masuk ke ke menu TOOLS » EXPORT. Setelah itu, pilih ALL CONTENT untuk memindahkan pos dan halaman. Jika kita hanya ingin menyimpan postingannya saja, pilih opsi POSTS saja.

Jika sudah, klik tombol DOWNLOAD EXPORT FILE dan kamu akan mendapatkan file backup dengan ekstensi XML.

Cara menggabungkan dua blog WordPress menjadi satu dimulai dengan mengekspor konten blog
Export konten WordPress

Perlu diketahui bahwa proses ini tidak akan mengekspor gambar-gambar yang ada di blog WordPress tersebut. Tapi tenang! nanti kita akan saya beri tahu caranya di langkah selanjutnya.

2. Import konten WordPress

Untuk mengimpor konten ke blog WordPress, kita akan memerlukan bantuan plugin. Caranya, login ke dasbor WordPress lalu masuk ke menu TOOLS » IMPORT. Pada pilihan WORDPRESS, klik tautan INSTALL NOW.

Import konten WordPress
Import konten WordPress

Setelah selesai dipasang, tautan INSTALL NOW akan berubah menjadi RUN IMPORTER. Jika kamu klik, tautan tersebut akan membawa kita ke halaman upload. Setelah itu kita hanya perlu memilih file XML yang kita buat tadi lalu klik tombol UPLOAD FILE AND IMPORT.

Satu catatan penting, jika file XML lebih besar dari batasan upload situs kamu, maka kamu bisa meningkatkan batas upload WordPress terlebih dahulu sebelum mengimpor file XML.

3. Alihkan konten ke user

Pada langkah ini, kita akan mengaitkan konten yang kita impor pada satu user/pengarang. User ini bisa kita buat baru atau menggunakan user yang sudah ada.

Saya sendiri lebih menyarankan untuk membuat user baru saja. Dengan begitu kita bisa dengan mudah mengetahui postingan mana saja yang berasal dari BLOG A. Jika postingan-postingan tersebut sudah dirapihkan, maka kita bisa mengubah nama pengarangnya ke user yang sudah ada di BLOG B.

4. Redirect URL

Setelah semua konten pindah, saatnya melakukan sesuatu pada BLOG A yang kini sudah tidak akan terpakai lagi.

Jika kita membiarkannya, maka trafik ke blog lama akan terbuang percuma. Namun jika kita menghapusnya, maka SEO dan ranking yang kita dapat sebelumnya akan hilang. Jadi cara terbaik adalah melakukan redirect (pengalihan) dari BLOG A ke BLOG B.

Untuk caranya, silahkan buka file htaccess lalu tambahkan kode berikut ini ke baris paling atas. Jangan lupa untuk mengganti nama situs di bawah dengan nama situs kamu sendiri!

#Options +FollowSymLinks 
RewriteEngine on 
RewriteRule ^(.*)$ http://blogbaru.com/$1 [R=301,L]

Dengan kode tersebut, pengunjung yang datang ke BLOG A akan secara otomatis dialihkan ke BLOG B. Jika trafik BLOG B sudah meningkat dan berada di rentang yang stabil, kamu bisa menghapus kode ini atau malah sekalian menghapus blog yang lama.

5. Impor Gambar

Mengimpor gambar akan sangat melelahkan jika harus dilakukan satu-persatu. Jika kamu ingin melakukannya secara otomatis, maka kamu harus memperhatikan langkah ini.

Pertama, kamu harus mengunduh semua file gambar yang ada di BLOG A. Caranya? Masuk ke FILE MANAGER yang ada di cPanel lalu unduh folder wp-content/uploads.

Setelah selesai, upload folder tersebut di hosting BLOG B dengan nama folder yang sama. Lalu yang perlu kita lakukan adalah mengaitkannya dengan link ke gambar tersebut.

Jika kamu perhatikan postingan dari BLOG A, kamu bisa melihat bahwa gambar akan ditautkan / menggunakan gambar dari blog yang lama. Untuk menggantinya dengan gambar yang sudah kita pindahkan ke hosting baru, kita akan menggunakan plugin Search & Replace.

Setelah memasang dan mengaktifkan plugin tersebut di BLOG B, masuk ke menu TOOLS » SEARCH & REPLACE. Pada menu tab SEARCH & REPLACE, masukan nama BLOG A lalu ganti dengan nama BLOG B. Dengan begitu, semua link yang mengarah ke BLOG A akan secara otomatis terganti. Tidak cuma gambar, bahkan semua internal link yang ada d postingan BLOG B pun juga akan ikut terganti.

Ganti nama domain lama dengan domain baru dengan plugin Search & Replace
Ganti nama domain lama dengan domain baru dengan plugin Search & Replace

Penutup

Selesai sudah tutorial kali ini, insyaallah kalau diikuti step-by-step tidak akan ada masalah berarti saat kita menggabungkan dua website WordPress menjadi satu. Meski begitu tidak ada salahnya untuk memeriksa kembali postingan dari BLOG A, siapa tahu ada yang terlewat oleh kita.

Sebagai langkah terakhir, kita juga bisa memberitahu ‘Google’ bahwa kita sudah memindahkan situs kita.

Sebenarnya pada langkah di atas kita sudah melakukan redirect URL. Dengan ini biasanya Google sudah tahu kalau kita memindahkan link yang ada di BLOG A ke BLOG B. Namun sebagai tambahan, kita juga bisa memanfatkan tools CHANGE OF ADDRESS yang ada di Google Search Console.

Tools Change of Address yang bisa dimanfaatkan setelah cara menggabungkan dua website WordPress menjadi satu
Tools Change of Address dari Google Search Console

Tinggal masuk ke Google Search Console, pilih menu SETTINGS lalu lihat pada opsi CHANGE OF ADDRESS. Setelah itu silahkan ikuti langkah-langkah yang sudah disediakan. Dan jika kamu mensubmit blog ke Webmaster lainnya, kamu juga bisa memanfaatkan tools yang sejenis.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close Menu