Cara Menghapus Shortcode yang Tidak Terpakai pada WordPress

Shortcode adalah salah satu fitur yang biasanya disediakan untuk mempermudah penggunaan sebuah plugin. Namun sayangnya fitur ini bisa mengganggu tampilan sebuah situs bila shortcode sudah tidak lagi digunakan. Pada artikel kali ini, kita akan belajar cara menghilangkan shortcode yang sudah tidak lagi terpakai pada WordPress.

Shortcodes adalah fitur yang sudah diperkenalkan oleh WordPress sejak versi 2.5[1]. Shortcodes ini berfungsi seperti makro yang digunakan untuk memanggil sebuah fungsi dan dapat dipasangkan pada sebuah pos, laman atau widget. Penulisannya sendiri mungkin cukup familiar bagi kamu karena hanya menggunakan tanda kurung kotak seperti pada contoh berikut.

[gallery]

Shortcode juga kadang ditulis bersamaan dengan atribut lain seperti pada contoh kode berikut.

[gallery id="001" size="small"]

WordPress sendiri memiliki shortcode bawaan yang bisa digunakan seperti [embed], [caption], dan [video], namun fitur ini juga banyak ditemukan pada tema maupun plugin.

Meskipun memiliki banyak kegunaan, penggunaan shortcode bisa menimbulkan beberapa masalah. Misalnya saja bila kamu menggunakan shortcode yang berasal dari sebuah tema/plugin dan suatu saat kamu memutuskan untuk tidak menggunakannya lagi, maka shortcode dari tema/plugin tersebut akan berhenti bekerja. Selain itu, shortcode tidak akan hilang dengan sendirinya dan akan nampak seperti tulisan biasa pada sebuah pos. Hal ini bisa membingungkan pembaca dan ada baiknya kalau tulisan tersebut dihilangkan.

Menghapus shortcode tentu adalah pekerjaan mudah karena kamu hanya perlu menghapusnya seperti yang biasa kamu lakukan pada sebuah teks.

Yang sulit adalah bila kamu tidak mengetahui di mana letak shortcode berada, apalagi bila kamu memiliki banyak pos. Memeriksa satu-persatu pos tentu akan sangat menyita waktu.

Bila kamu mengetahui nama shortcode yang akan kamu hapus, maka menghapus shortcode tersebut akan menjadi mudah, dan kamu bisa menggunakan beberapa cara berikut:

Menghapus Shortcode pada WordPress

Ada empat cara yang saya akan jelaskan di sini. Bila kamu familiar dengan koding, ada beberapa cara manual yang bisa kamu gunakan, namun hati-hati! Ingat untuk selalu membuat backup dan gunakan tema anak bila perlu. Bila kamu ragu melakukannya sendiri, masih ada plugin yang ngga’ kalah keren kok!

1. Menghapus shortcode melalui database WordPress

Cara menghapus shortcode melalui phpMyAdmin sama seperti cara melakukan search and replace yang pernah saya tulis sebelumnya. Untuk melakukannya, cukup ubah ‘nama-shortcode’ pada kode berikut:

UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE (post_content, '[nama-shortcode]', '');

Sebagai catatan kamu harus menghapus satu-persatu shortcode dan cara ini akan cukup sulit bila kamu tidak dapat mengingat shortcode yang kamu gunakan.

2. Menonaktifkan shortcode

Cara kedua ini mungkin akan sedikit unik karena kita akan membuat shortcode untuk menonaktifkan shortcode. Cara ini akan sangat berguna bila kelak kamu akan menggunakan shortcode ini lagi. Dengan cara ini, shortcode yang akan kita hapus tidak akan hilang namun tidak akan terlihat pada front-end.

Untuk melakukannya, cukup tambahkan kode berikut pada file functions.php.

add_shortcode('nama-shortcode', '__return_false');

3. Menonaktifkan shortcode tanpa menghapus konten di dalamnya

Pada cara sebelumnya, ada kalanya konten yang ada pada shortcode tersebut juga ikut ‘dihilangkan’. Bila kamu masih ingin tetap menampilkan isi konten pada shortcode tersebut, sebenarnya kita bisa menggunakan cara pertama. Namun bila kamu ragu untuk mengubah database WordPress, kita bisa menggunakan kode yang akan menampilkan konten yang berada pada sebuah shortcode.

Untuk melakukannya, cukup tambahkan kode di bawah ini pada file functions.php, jangan lupa untuk mengganti ‘nama-shortcode’ dengan shortcode yang akan kamu nonaktifkan.

function extract_shortcode_content ($atts, $content) {
    return do_shortcode ($content);
}
add_shortcode ('nama-shortcode', 'extract_shortcode_content');

4. Menghapus shortcode dengan plugin

Pada dua cara sebelumnya, satu syarat agar cara tersebut berjalan dengan baik adalah kamu harus mengetahui nama shortcode yang akan kamu hapus, lalu bagaimana bila kamu tidak mengetahuinya?

Untuk kamu yang alergi dengan tiga cara manual sebelumnya, ada cara mudah untuk menghapus shortcode yang tidak terpakai lagi di WordPress menggunakan bantuan plugin. Pilihan yang cukup populer untuk fungsi ini adalah Remove Orphan Shortcodes, namun kali ini saya akan memberi contoh menggunakan Shortcode Cleaner Lite. Keduanya bekerja dengan sangat baik, sama-sama memiliki rating yang baik, dan masih rutin diupdate.

Plugin Shortcode Cleaner Lite untuk menghapus shortcode tak terpakai pada WordPress

Setelah memasang dan mengaktifkan Shortcode Cleaner Lite plugin ini akan secara otomatis menghapus semua shortcode yang mereka temukan pada blog kamu. Hasil kerja plugin ini dapat kamu lihat pada dasbor Shortcode Cleaner Lite.

Pada dasbor kamu bisa melihat daftar shortcode yang sudah dihapus. Bila kamu klik salah satu shortcode tersebut, akan ada laporan lengkap di mana saja shortcode tersebut diletakkan.

Meski memiliki nama Shortcode Cleaner Lite, plugin ini memiliki fitur dasar yang rasanya cukup untuk sekedar menghapus shortcode yang tidak terpakai pada WordPress. Pada menu pengaturannya, kamu bisa melakukan hal-hal berikut:

  • Menghapus shortcode pada pos, laman, dan custom post.
  • Menghapus shortcode pada judul, kutipan, dan RSS.
  • Menghapus shortcode pada widget.
  • Memberikan pengecualian pada shortcode agar tidak dihapus.
  • Menghapus konten yang ada pada shortcode.

Kesimpulan

Selesai sudah tutorial kali ini, saya harap artikel ini bisa membantu kamu dalam menghapus shortcode yang sudah tidak kamu pakai lagi.

Dari keempat cara di atas, menggunakan plugin adalah cara termudah dan tercepat dalam mencari dan mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh shortcode, apalagi mungkin kita tidak hapal semua shortcode yang sudah kita gunakan.

Apakah kamu memiliki trik lain dalam menghapus shortcode yang tidak terpakai pada WordPress? Jangan segan untuk berbagi pengalamanmu pada komentar di bawah ini yah!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *