Tema Default WordPress dari Masa ke Masa

Memilih sebuah tema adalah langkah yang ada pada hampir semua proses pembuatan blog. Wordpress sendiri memiliki banyak tema dengan layout, warna, hingga fungsi yang berbeda-beda. Dan salah satu opsi yang tersedia adalah tema bawaan atau default dari WordPress itu sendiri.

Untuk kamu yang sudah pernah menggunakan WordPress, kamu tentu familiar dengan nama-nama seperti twentysixteen atau twentyseventeen. Ini adalah nama tema default WordPress yang biasanya menjadi tema pertama yang akan kamu lihat setelah membuat situs WordPress.

Sayangnya penggunaan tema bawaan ini seringkali dianggap sebelah mata, karena kebanyakan tema ini akan langsung diganti atau dihapus setelah kamu memasang WordPress.

Pssst! termasuk saya juga sebenarnya.

Lalu, apa sebenarnya fungsi tema default tersebut?

Secara umum, sebuah tema berfungsi untuk mengatur tampilan umum yang ada pada sebuah website seperti layout, lokasi widget, tipe font, hingga pemilihan warna.

WordPress sendiri menggunakan tema default untuk memperlihatkan secara langsung fitur-fitur yang bisa kamu gunakan. Dengan begitu kamu dapat melihat langsung hasilnya pertama kali kamu menggunakan WordPress.

Tema default WordPress sendiri disebutkan memiliki fungsi sebagai  fallback theme yang artinya kalau ada sesuatu yang salah ketika kamu menggunakan sebuah tema yang membuat situs kamu tidak dapat diakses, situs kamu akan kembali ke tema dasar.

Penamaan tema default WordPress

WordPress memiliki sistem penamaan yang unik untuk semua tema yang mereka buat. Tema ini mengikuti nama tahun di mana tema itu akan ditayangkan, seperti twentufourteen yang jelas menjadi tema default untuk tahun 2014.

Tema default WordPress sendiri seringkali dirilis di akhir tahun bertepatan dengan update major terakhir di tahun tersebut. Hal ini memastikan kalau tema WordPress memiliki semua fitur-fitur terbaru dan bisa mengikuti trend desain wesite saat itu.

Sejak dirilis pertama kali pada tahun 2003, WordPress sudah memiliki banyak tema default. Tapi tahukah kamu apa tema bawaan WordPress yang pertama kali dirilis?

Baca artikel berikut untuk mengikuti napak tilas perjalanan tema default WordPress dari masa ke masa.

Twenty Seventeen (2016)

tema-wordpress-2017

Dirilis bersamaan dengan WordPress versi 4.7

Info/Download | Live Preview

Twenty Sixteen (2015)

tema-wordpress-2016

Dirilis bersamaan dengan Wordpess versi 4.4

Info/Download | Live Preview

Fun Facts: Berdasarkan data pada repositori tema WordPress, Twenty Sixteen adalah satu-satunya tema default WordPress yang paling banyak diunduh, setidaknya sampai tulisan ini dibuat (2017/01/19).

Twenty Fifteen (2014)

tema-wordpress-2015

Dirilis bersamaan dengan Wordpess versi 4.1

Info/Download | Live Preview

Twenty Fourteen (2013)

tema-wordpress-2014

Dirilis bersamaan dengan Wordpess versi 3.8

Info/Download | Live Preview

Twenty Thirteen (2013)

tema-wordpress-2013

Dirilis bersamaan dengan Wordpess versi 3.6

Info/Download | Live Preview

Twenty Twelve (2012)

tema-wordpress-2012

Dirilis bersamaan dengan WordPress versi 3.5

Info/Download | Live Preview

Fun Facts: Tema default WordPress pertama yang responsif  sepenuhnya untuk mengikuti tren browsing dari mobile phone yang semakin meningkat.

Twenty Eleven (2011)

tema-wordpress-2011

Dirilis bersamaan dengan WordPress versi 3.2

Info/Download | Live Preview

Twenty Ten (2010)

tema-wordpress-2010

Dirilis bersamaan dengan WordPress versi 3.0

Info/Download | Live Preview

Fun Facts: Ini adalah pertama kalinya WordPress membuat nama tema sesuai dengan nama tahun penayangannya.

Kubrick (2005)

tema-wordpress-2005-kubrick

Dirilis bersamaan dengan WordPress versi 1.5

Info/Download | Live Preview

Fun Facts: Kalau kamu melihat info pada link di atas, tema default yang satu ini benar-benar memiliki nama ‘default’. Tema ini juga menjadi tema default terlama yang digunakan oleh WordPress mulai dari tahun 2005 hingga 2010.

Classic

tema-wordpress-classic

Dirilis bersamaan dengan WordPress versi 1.2

Info/Download | Live Preview

Fun Facts: Tema Classic WordPress berukuran sangat kecil dan memiliki penampilan yang sangat sederhana karena hanya memiliki 375 baris kode CSS. Bandingkan dengan tema Twenty Seventeen yang memiliki 4235 baris kode CSS.

 

Selesai sudah perjalanan kita dalam mengamati perkembangan tema default WordPress dari masa ke masa.

Pada tema default WordPress, kita dapat melihat perkembangan dunia blogging dan desain website yang sedang trend pada tahun tersebut.

Menarik untuk melihat apalagi inovasi yang akan dilakukan pada tema default WordPress pada tahun-tahun berikutnya. Sampai saat itu tiba, mari kita nikmati tema yang ada sekarang.

Apakah kamu pernah menggunakan tema default WordPress sebagai tema website kamu? Tulis kesan dan pengalamanmu pada kolom komentar di bawah ini yah!

Posted in Wordpress.

Tulis komentar kamu di sini...

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz