Bagaimana Cara Menyembunyikan Link Afiliasi pada WordPress Tanpa Plugin Dengan htaccess

Sebelumnya saya pernah membahas link cloaking dan pentingnya teknik tersebut bagi para affiliate marketer serta cara yang bisa digunakan untuk menyamarkan link afiliasi. Bila sebelumnya saya menggunakan plugin, pada tutorial kali ini kita akan melihat bagaimana cara menyamarkan link afiliasi pada WordPress menggunakan file .htaccess.

Untuk kembali menyegarkan ingatan kita, link cloaking adalah teknik yang dapat mengubah link seperti ini,

http://www.situsafiliasi.com/r.cfm?b=566471&u=526669&m=46436&urllink=&afftrack

menjadi seperti ini,

http://www.blogkamu.com/aff/namalink

Link cloaking sendiri seringkali digunakan para affiliate marketer karena dapat mengubah link yang rumit menjadi lebih singkat dan mudah diingat.

Namun tidak hanya itu!

Dengan link cloaking, kamu juga dapat meningkatkan click-to-ratio (CTR) yang dapat meningkatkan penghasilan kamu dari program afiliasi. Selain itu link cloaking juga dapat kamu gunakan untuk menghindari ads blocker dan folder spam.

Pada tutorial sebelumnya, saya membahas apa itu link cloaking dan bagaimana cara melakukannya pada website WordPress menggunakan plugin.

Tapi untuk kamu yang memilih untuk melakukannya secara manual, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah menggunakan file .htaccess. Hal ini dapat kita lakukan dengan memanfaatkan fitur redirect yang merupakan salah satu kode htaccess terpopuler yang sering digunakan.

Memang apa sih kelebihan menggunakan file .htaccess dibandingkan plugin?

Selain mengurangi ketergantungan terhadap plugin, cara ini memiliki kecepatan akses yang jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan plugin karena URL bisa langsung dialihkan tanpa harus menunggu WordPress selesai dijalankan.

Bahkan thirstyaffiliattes memiliki add-on yang berfungsi untuk menggunakan pengalihan URL melalui .htaccess agar link afiliasi yang disamarkan dapat diakses secepat kilat.

Mau tau harganya? $29 Dollar. (Per Juli 2017)

Dengan tutorial ini? Gratis. Lumayan bisa hemat banyak kan 🙂

Redirects performed via WordPress take longer because WordPress needs to load in order for ThirstyAffiliates to do it’s job. This add-on moves your affiliate link redirects into your .htaccess file on your server so visitors are redirected at lightning speeds.

~Thirstyaffiliates~

Cara menyamarkan link afiliasi menggunakan file .htaccess

Sebelum kita memulai tutorial ini, pastikan kamu membackup website WordPress terlebih dahulu. Bila kamu sudah membuat file .htaccess sebelumnya, jangan lupa juga untuk menyimpannya.

Langkah #1: Kumpulkan semua link afiliasi yang ingin disamarkan.

Langkah #2: Pilih url-slug atau prefix yang akan kita gunakan pada URL yang ingin disembunyikan. Prefix ini akan berguna pada tahap selanjutnya. Pilihan yang cukup populer antara lain /go/, /aff/, /recommend/, ataupun /out/. Pada contoh kali ini saya akan memilih prefix /go/.

Langkah #3: Buka file .htaccess. Bila kamu belum memilikinya, lihat cara buat file .htaccess terlebih dahulu.

Langkah #4: Setelah memiliki daftar link afiliasi dan prefix, kamu dapat menulis kode pengalihan URL pada htaccess dengan format berikut

redirect 302 /go/nama-afiliasi http://www.penyediajasaafiliasi.com/r.cfm?b=661244&u=528889&m=41388&urllink

Pada syntax tersebut ada tiga bagian yang harus kamu perhatikan:

  • redirect 302 – Pada syntax ini kita menggunakan pengalihan 302 yang merupakan pengalihan sementara (temporary redirect). Selain itu kamu juga bisa menggunakan pengalihan 307 yang menjadi nilai default dari plugin Pretty Link.
  • /go/nama-afiliasi/go/ adalah prefix yang sudah kita pilih sebelumnya sedangkan nama-afiliasi adalah nama yang kamu pilih untuk memudahkan kamu mengingat link afiliasi yang kamu samarkan.
  • Link afiliasi – Pada bagian terakhir terdapat link afiliasi yang ingin kamu sembunyikan.

Lakukan hal ini untuk semua link afiliasi yang sudah kamu kumpulkan sebelumnya. Setelah selesai, simpan file .htaccess.

Langkah #5: Buka file robots.txt dan masukan kode berikut.

disallow: /out/

Ingat prefix yang kita pilih pada langkah #2? Hal ini berguna untuk ‘mengelompokan’ link afiliasi pada url-slug tertentu sehingga kita dapat dengan mudah mencegah mesin pencari Google untuk menelusuri dan mengindeks semua link dengan prefix tersebut.

Bila kamu memiliki plugin Yoast SEO, kamu dapat membuat dan mengedit file robots.txt dengan mudah melalui menu SEO » Tools » File editor.

Buat dan edit file robots.txt melalui plugin yoast seo

Langkah #6: Jangan lupa untuk menambahkan rel="nofollow" pada setiap link afiliasi yang kamu masukan pada pos atau laman.

Hali ni dapat kamu lakukan melalui mode text pada editor pos atau menggunakan plugin khusus yang akan menambahkan rel="nofollow" pada semua link yang ada ada website WordPress.

<a href="http://situskamu.com/go/link-afiliasi" target="_blank" rel="nofollow">Link Afiliasi</a>

Penutup

Masih ada cara lain yang bisa dilakukan untuk melakukan pengalihan URL pada WordPress seperti menggunakan JavaScript dan PHP. Namun penggunaan htaccess mmberikan kamu kecepatan akses yang sangat cepat dibandingkan cara lainnya karena URL redirection dapat dilakukan bahkan sebelum WordPress selesai ditampilkan.

Namun cara ini tentu saja memiliki kelemahan, antara lain rumitnya pengaturan (dibandingkan langsung melalui dasbor WordPress) dan langkah ekstra yang harus dilakukan bila kamu ingin melacak link afiliasi yang telah kamu samarkan. Selain itu kamu harus selalu menambahkan tag rel="nofollow" secara manual, sesuatu yang dapat dengan mudah dilakukan melalui plugin khusus link cloaking.

Pilihannya kembali kepada kamu karena alternatif yang banyak memberikan kamu banyak opsi untuk memilih mana cara yang paling cocok dengan kamu.

Apakah kamu memiliki cara lain untuk menyamarkan link pada WordPress? Jangan segan untuk berbagi dengan meninggalkan komentar kamu di bawah ini.

Posted in Wordpress.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *