Apa Itu Link Cloaking? dan Bagaimana Cara Menyamarkan Link pada WordPress

Bila kamu membaca ini, mungkin kamu sudah pernah mendengar tentang link cloaking. Tapi apa itu link cloaking? Apa saja sih gunanya link cloaking? Lalu, bagaimana cara menyembunyikan link afiliasi pada WordPress? Simak terus artikel ini untuk tahu jawabannya.

Berbicara mengenai link cloaking tentu sangat erat kaitannya dengan affiliate marketing.

Untuk kamu yang belum mengetahuinya, affiliate marketing adalah teknik untuk mendapatkan uang berdasarkan sistem komisi yang dibayarkan setiap kali ada pengunjung yang membeli produk atau membayar jasa sebuah layanan melalui link afiliasi yang kamu pasang.

Link cloaking sendiri adalah teknik yang sering digunakan affiliate marketer untuk ‘menyamarkan’ atau mengganti link afiliasi agar menjadi lebih singkat dan mudah diingat.

Lho, kok’ disamarkan? Mencurigakan nih!

Tenang! Ini bukanlah cara curang apalagi terlarang. Lagipula mengklik link afiliasi tidak akan membuat seseorang rugi karena harga yang didapat tetap sama baik melalui link afiliasi atau tidak.

Kembali ke link cloaking, kalau kamu pernah menggunakan link afiliasi, pasti tahu dong betapa rumitnya link tersebut?

Pada link afiliasi biasanya terdapat tracking code agar vendor dapat mengetahui transaksi yang dilakukan melalui link afiliasi yang kamu gunakan, dan rasanya sangat sulit untuk mengingat link tersebut kecuali kamu menyalinnya terlebih dahulu.

Dengan menggunakan link cloaking, kamu tidak perlu repot lagi karena link tersebut dapat kamu ubah menjadi sesuatu yang lebih mudah untuk diingat.

Secara singkat, link cloaking akan mengubah link seperti ini,

http://situsafiliasi.com/ref=123clickofferid=12345.10121&type=2&subid=0

menjadi seperti ini,

http://situskamu.com/link-afiliasi

Tapi apa ini saja kegunaan link cloaking? Tentu saja tidak.

Keuntungan menggunakan link cloaking

Selain membuat link yang rumit menjadi lebih singkat dan mudah diingat, ada beberapa manfaat lain yang bisa kamu dapat dengan menggunakan link cloaking, terutama bila kamu menggunakan plugin khusus untuk menyembunyikan link afiliasi, seperti:

1. Meningkatkan CTR (Click Through Ratio)

Disadari atau tidak, ketika pengunjung hendak mengklik sebuah link, apa yang tertera pada alamat URL yang kamu tautkan bisa menjadi faktor penentu bagi pengunjung untuk mengklik link tersebut.

Bila kamu menggunakan link afiliasi, bukan tidak mungkin pengunjung justru akan berburuk sangka dan tidak jadi mengklik link tersebut.

Ini karena secara psikologis, masih ada sentimen negatif terhadap link afiliasi.

Dengan menyembunyikan link afiliasi yang kamu gunakan atau link cloaking, kamu dapat menghapus keraguan pengunjung karena link afiliasi yang kamu gunakan akan tersamarkan dan tidak secara gamblang menunjukan link afiliasi yang kamu gunakan.

2. Mengatur link afiliasi dengan mudah dari satu tempat

Bila kamu memiliki banyak link afiliasi, tentu akan sulit untuk memantau semua link tersebut secara manual.

Belum lagi bila kamu ingin mengganti link afiliasi tersebut dengan link afiliasi lainnya, akan sangat merepotkan bila harus menggantinya satu-persatu pada setiap pos yang mengandung link tersebut.

Dengan menggunakan plugin khusus untuk menyamarkan link afiliasi, maka kamu hanya perlu mengatur semua link tersebut dari satu tempat saja.

3. Menghindari penalti dari Google

Google memiliki beberapa aturan dan algoritma kompleks dalam menentukan baik tidaknya sebuah website. Salah satu faktor penentunya adalah seberapa banyak link afiliasi yang ada pada laman blog kamu.

Google tidak memberikan penilaian yang terlalu baik untuk sebuah link afiliasi karena link tersebut bertujuan komersil dan hanya digunakan untuk mendapatkan keuntungan semata.

Dengan link cloaking, link afiliasi yang kamu gunakan tidak akan langsung muncul pada laman, namun melalui pengalihan menggunakan link lain yang kamu gunakan untuk menyamarkan link afiliasi.

Selain itu sangat disarankan untuk menggunakan tag rel="nofollow" pada setiap link afiliasi yang dapat dengan mudah kamu lakukan melalui plugin khusus link coaking.

4. Menghindari Ad Blockers

Tidak semua orang nyaman dengan banyaknya iklan yang terpasang pada situs yang mereka kunjungi. Itulah kenapa ada banyak pengunjung yang lebih memilih untuk mengaktifkan plugin atau ekstensi anti iklan seperti AdBlock atau AdBlock Plus.

Plugin semacam ini dapat dengan mudah mengenali link afiliasi dan secara otomatis memblokirnya sehingga pengunjung tidak dapat melihatnya. Hal ini tentu bisa merugikan pemilik website karena bisa mengurangi pendapatan kamu.

Dengan menggunakan link cloaking, link afiliasi yang kamu gunakan akan tampak natural dan bisa terhindar dari Adblock.

Satu perhatian khusus untuk kamu yang menggunakan iklan berbentuk banner, ada baiknya bila kamu mendownload langsung gambar banner dan menguploadnya pada situs kamu.

5. Mencegah email ditandai sebagai spam

Affilite marketer yang terlalu agresif seringkali mengirimkan link afiliasi secara bertubi-tubi melalui semua media yang mereka gunakan temasuk email. Hal ini menyebabkan beberapa link afiliasi akan secara otomatis terblokir dan dianggap sebagai spam.

Bila kamu sering mengirimkan link afiliasi melalui email, penggunaan link cloaking akan meningkatkan kemungkinan email yang kamu kirim untuk sampai ke inbox pelanggan kamu dan bukan ke folder spam.

Bagaimana cara melakukan link cloaking?

Beberapa situs mungkin menyarankan kamu untuk menggunakan URL Shortener (penyingkat URL) seperti bit.ly, Goog.gl, atau tinyurl. Namun hal ini bukanlah cara yang tepat untuk menyamarkan link afiliasi kamu.

Sebagai contoh, link yang kamu gunakan pada bit.ly bersifat publik sehingga setiap orang dapat melihat dan menelusuri link tersebut, termasuk seberapa banyak perkiraan uang yang kamu hasilkan dari user yang mengklik link tersebut.

Selain itu link yang dihasilkan oleh URL Shortener juga seringkali tidak dapat muncul pada laman sosial media atau malah terblokir oleh AdBlock.

Jadi saran saya untuk kamu yang ingin melakukan link cloaking pada WordPress cukup menggunakan plugin saja.

Lalu apa saja plugin yang bisa kamu gunakan?

Banyak!

Bila kamu mencari keyword link cloaking atau afiliate link pada repositori plugin WordPress, kamu akan menemukan banyak plugin yang bisa digunakan untuk menyamarkan link pada WordPress. Lalu plugin apa yang paling bagus?

Untuk plugin link cloaking, bisablog menetapkan kriteria sebagai berikut:

  • Penggunaan kategori, slug, atau prefix khusus untuk link afiliasi. Dengan begitu kita akan dapat dengan mudah memblokir mesin pencari agar tidak menelusuri link afiliasi.
  • Opsi untuk memilih tipe pengalihan URL (URL Redirection) baik itu 301, 302, atau 307.
  • Menambahkan tag rel="nofollow" secara otomatis pada semua link yang kita samarkan.
  • Statistik dasar agar kita dapt memantau berapa jumlah klik pada setiap link afiliasi dan membandingkannya dengan statistik yang berasal dari penyedia jasa afiliasi.
  • Memiliki shortcut untuk mempermudah kita untuk menambahkan link afiliasi pada pos atau laman.

Dengan kriteria tersebut, maka bisa blog memilih Pretty Links Lite sebagai plugin gratisan terbaik untuk link cloaking dengan Easy Affiliate Links sebagai runner-up-nya.

Beberapa plugin khusus link cloaking lainnya yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:

  • Thirsty Affiliates
  • WP Wizard Cloak
  • WooCommerce Cloak Affiliate Links

Menyamarkan link afiliasi dengan Pretty Link Lite

Langkah #1: Download dan pasang plugin Pretty Link Lite.

Langkah #2: Masuk ke menu Pretty Link » Options dan pastikan kamu mencentang opsi Tracking dan No Follow.

Langkah #3: Masuk ke menu Pretty Link » Add New Link untuk menambahkan link baru lalu isi kotak isian yang tersedia.

  • Redirection – Ada tiga macam tipe pengalihan URL yang bisa digunakan yaitu 301 (permanen) serta 302 & 307 (sementara). Secara default Pretty Link akan menggunakan 307, biarkan saja seperti itu.
  • Target URL – Masukan link afiliasi yang ingin kamu samarkan.
  • Pretty Link – Masukan URL pengganti link afiliasi yang ingin kamu gunakan. Untuk mempermudah kamu mengingatnya, masukan saja nama produk atau penyedia jasa afiliasinya. Bila kamu ingin menggunakan prefix tertentu, gunakan format prefix/afiliasi.
  • Title – Beri judul yang memudahkan kamu mengingat link yang kamu samarkan.
  • Notes (optional) – Masukan catatan bila perlu.

Bila kamu ingin memasukkan link pada kategori tertentu atau mengubah opsi No Follow dan menonaktifkan pelacakan link, kamu bisa melakukannya melalui Advanced Options.

Bila sudah selesai, klik tombol Create.

Langkah #4: Masukan link pada editor pos.

Untuk melakukannya, klik tombol bintang yang ada pada editor pos lalu pilih Use Existing Pretty Link.

Setelah itu cari link yang sudah kita buat lalu masukan anchor text yang akan kita gunakan. Bila kamu ingin agar link afiliasi terbuka pada tab baru, centang opsi Open this Pretty Link in a new window/tab.

Selesai.

Langkah #5: Monitor jumlah klik pada link afiliasi dengan masuk ke menu Pretty Link » Clicks. Kamu bahkan bisa mendownloadnya dalam format CSV.

Kesimpulan

Bila kamu adalah seorang affiliate marketer, memiliki plugin untuk menyamarkan link afiliasi (link cloaking) harus menjadi salah satu prioritas utama kamu.

Meskipun gratisan, semua plugin yang disebutkan di atas seperti Pretty Link Lite, Thirsty Affiliates, dan Easy Affiliate Links memiliki fitur dasar yang cukup lengkap untuk membantu kamu menyamarkan dan mengatur link afiliasi yang kamu gunakan.

Namun bila kamu memiliki plugin favorit kamu sendiri, jangan segan untuk berbagi dengan kami yah!

Posted in Wordpress.